Pasang Iklan Gratis

Iran perkuat Pulau Kharg jelang serangan darat AS

 IRAN telah memperkuat pertahanan di Pulau Kharg, pulau pengekspor minyak utama di Teluk Persia, seiring pemerintahan Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan kemungkinan serangan darat untuk merebut wilayah tersebut, menurut sebuah laporan pada Rabu.

Sumber-sumber mengatakan kepada CNN seperti dikutip Anadolu bahwa Teheran telah mengerahkan sistem rudal portabel tambahan dan memasang ranjau di sepanjang garis pantai Pulau Kharg dalam beberapa minggu terakhir.

"Iran juga telah memasang jebakan termasuk ranjau anti-personnel dan anti-lapis baja di sekitar pulau itu," kata sumber-sumber tersebut kepada CNN.

Mencatat bahwa pulau tersebut memproses hampir 90 persen ekspor minyak mentah Iran, laporan tersebut menunjukkan kemungkinan rencana Washington untuk merebutnya guna menekan Teheran agar membuka kembali Selat Hormuz.

Analis militer CNN, Laksamana purnawirawan James Stavridis, memperingatkan tentang risiko besar operasi darat AS dan berpendapat bahwa "orang Iran cerdas dan kejam."

Ia mengklaim bahwa pasukan Iran akan melakukan "segala yang mereka bisa untuk menimbulkan korban sebanyak mungkin" pada pasukan Amerika.

Sementara itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan pada Rabu bahwa setiap upaya untuk menduduki wilayah Iran akan dibalas dengan serangan terhadap infrastruktur negara pendukung mana pun.

Pulau Kharg terletak 30 kilometer dari pantai Iran di Teluk Persia dan dianggap sebagai pusat ekspor minyak Iran.

Media Israel sebelumnya melaporkan bahwa Trump mungkin akan berupaya menduduki Pulau Kharg, pusat ekspor minyak Iran, jika negosiasi dengan Teheran gagal.

“Trump sangat ingin mengakhiri perang, dan jika itu gagal, dia akan merebut Pulau Kharg,” demikian dilaporkan surat kabar Yedioth Ahronoth, mengutip sumber Israel yang tidak disebutkan namanya seperti dilansir Anadolu.

“Persiapan untuk skenario ini juga sedang berlangsung,” tambah sumber tersebut.

Menurut harian tersebut, Israel berupaya mencapai sebanyak mungkin tujuan militernya “untuk mengurangi kemampuan produksi militer Iran.”

AS dan Israel telah melakukan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari, menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar global dan penerbangan.

0 Response to "Iran perkuat Pulau Kharg jelang serangan darat AS"

Posting Komentar