Pasang Iklan Gratis

Komentar Veda Pratama setelah bikin sejarah jadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium Moto3

  Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama mencetak sejarah besar di ajang Moto3 setelah finis di posisi ketiga pada Grand Prix Brasil di Sirkuit Goiania 

Finis di posisi ketiga membuat Veda Pratama menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium di ajang Moto3.

Menariknya, catatan itu dibuat hanya dalam dua ajang balapan Moto3, setelah sebelumnya di GP Thailand finis di P5.

Prestasi Veda Pratama bisa dikatakan luar biasa mengingat ia merupakan pembalap baru di Moto3 setelah di tahun lalu menjadi runner up di Red Bull Rookies Cup 2025.

Dalam balapan yang berlangsung dramatis di Goiania, pembalap asal Gunungkidul ini tampil impresif sejak restart setelah red flag.  

Veda mampu memanfaatkan momentum dengan baik di sisa lima lap terakhir dan akhirnya mengunci posisi tiga besar.

Pembalap berusia 17 tahun itu tak hanya mencuri perhatian lewat performanya di lintasan, tetapi juga lewat komentar jujur dan penuh emosi usai balapan.

Pembalap besutan Honda Team Asia ini pun tak bisa menyembunyikan rasa haru dan bangganya.

"Syukur alhamdulillah, tentunya saya sangat bangga dan juga senang karena di balapan kedua di GP ini saya bisa mendapatkan posisi ketiga," ujar Veda dalam wawancara bersama MotoGP.

Ia juga menegaskan bahwa pencapaian tersebut tak lepas dari dukungan masyarakat Indonesia.

"Tanpa kalian semua yang mendukung dari Indonesia, saya tidak akan bisa sampai di sini. Terima kasih banyak yang sudah mensupport dan mendukung saya," kata Veda.

Balapan Moto3 Brasil memang berlangsung penuh drama. Insiden yang melibatkan beberapa pembalap di tikungan empat memicu red flag.

Setelah dihentikan di lap ke-14, balapan semula masih ada 10 lap lagi, namun race director memangkas dengan hanya ada lima lap terakhir tersisa.

Sebelum balapan dihentikan, Veda mengaku mengalami kesulitan, terutama dalam mengatur kondisi ban di trek yang menuntut grip tinggi.

"Sebelum red flag saya sedikit kesulitan dalam memanage ban saya. Tapi setelah red flag saya punya ban baru, jadi saya mencoba push di setiap lap," jelasnya.

Keputusan untuk langsung tampil agresif setelah restart menjadi kunci. Dengan waktu yang singkat, Veda tak punya pilihan selain menggeber sejak awal.

"Karena hanya tersisa lima lap, saya mencoba untuk ke depan dan alhamdulillah bisa finis ketiga," kata Veda.

Strategi tersebut terbukti tepat. Veda mampu menyalip beberapa rival dan bertahan dari tekanan hingga garis finis.

Kebahagiaan Veda bahkan tak terbendung saat balapan usai. Ia mengaku sempat meluapkan emosinya di atas motor.

"Tadi di trek lurus saya teriak, mungkin tidak terlihat dari TV, tapi saya sangat senang," katanya.

Momen itu menjadi simbol betapa besar arti podium tersebut, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi dunia balap Indonesia.

Hasil di Brasil menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Veda untuk menghadapi seri berikutnya di MotoGP Amerika di Circuit of the Americas atau COTA. 

Ia mengakui masih banyak hal yang perlu diperbaiki, namun kini merasa lebih siap bersaing di barisan depan.

"Saya punya confidence karena minggu ini bisa fight di rombongan depan. Saya akan coba perbaiki kesalahan dan tampil lebih baik di GP America," kata dia.

Podium di Brasil bukan sekadar hasil, melainkan titik awal dari potensi besar seorang Veda Pratama di kancah Moto3.

Dengan mental kuat, strategi tepat, dan dukungan besar dari Indonesia, peluang untuk melihatnya kembali naik podium di masa depan terbuka lebar.

Hasil 10 Besar Moto3 Brasil 2026

Maximo Quiles

M. Morelli

Veda Pratama

Alvaro Carpe

Guido Pini

R. Salmela

V. Perrone

Adrian Fernandez

C. O'Gorman

H. Danish


0 Response to "Komentar Veda Pratama setelah bikin sejarah jadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium Moto3"

Posting Komentar