Pasang Iklan Gratis

Ancaman baru Donald Trump untuk tekan Iran: kesempatan terakhir atau negara ini akan dihancurkan

  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan pernyataan keras terhadap Iran di tengah memanasnya konflik yang telah memasuki hari ke-50. Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyebut pembicaraan damai yang akan datang sebagai 'kesempatan terakhir' bagi Teheran untuk menghindari konsekuensi besar.

Berbicara kepada jurnalis Trey Yingst pada Minggu (19/4) waktu setempat, Donald Trump menegaskan bahwa negosiasi yang akan berlangsung di Pakistan menjadi momen krusial. Dalam perundingan tersebut, utusan khususnya Steve Witkoff bersama menantunya Jared Kushner akan bertemu pihak Iran untuk membahas kesepakatan damai.

Trump menyebut kesepakatan itu mencakup pembukaan kembali jalur vital Selat Hormuz serta penghentian program nuklir Iran. Jika tidak tercapai, ia mengancam langkah militer besar.

“Jika Iran tidak menandatangani kesepakatan ini, seluruh negara itu akan dihancurkan,” ujar Trump dalam wawancara tersebut.

Selain itu, Trump juga memperingatkan bahwa infrastruktur strategis seperti jembatan dan pembangkit listrik dapat menjadi target serangan apabila diplomasi gagal.

Trump turut menyoroti keputusan Iran menutup Selat Hormuz, yang sebelumnya dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia setiap hari sebelum konflik pecah. Ia menyebut langkah tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap perjanjian gencatan senjata yang dijadwalkan berakhir pada Rabu lalu.

Di sisi lain, Iran justru mempertegas sikapnya. Pemerintah Teheran menyatakan pembatasan lalu lintas di selat strategis itu akan terus dilakukan selama Amerika Serikat masih memblokade pelabuhan dan kapal-kapal Iran.

Ketua Parlemen Iran Mohammed Bagher Qalibaf menegaskan bahwa negaranya tidak akan membuka akses bagi pihak lain jika mereka sendiri tidak bisa menggunakannya.

“Tidak mungkin pihak lain bisa melewati Selat Hormuz sementara kami tidak bisa,” kata Qalibaf dalam wawancara yang disiarkan televisi pemerintah.

Situasi ini semakin memperbesar kekhawatiran global, mengingat pentingnya Selat Hormuz sebagai jalur utama distribusi energi dunia. Dengan ancaman militer dan kebuntuan diplomasi, pembicaraan damai mendatang dipandang sebagai titik penentu bagi masa depan konflik AS-Iran

0 Response to "Ancaman baru Donald Trump untuk tekan Iran: kesempatan terakhir atau negara ini akan dihancurkan"

Posting Komentar