Pasang Iklan Gratis

Fakta-fakta fenomena super new moon diprediksi terjadi pada 17 Mei

 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya fenomena Super New Moon atau fase bulan perigee dan bulan baru, pada (17/5/2026). Fenomena itu memunculkan sejumlah fakta.

Pertama, Super New Moon bisa menyebabkan tinggi muka air laut meningkat. Bahkan, di wilayah pesisir, bisa menyebabkan banjir rob.

Fakta berikutnya, akibat meningkatnya tinggi muka air laut, proses bongkar muat di pelabuhan bisa terganggu. Sehingga, aktivitas masyarakat bisa terhambat.

"Potensi banjir pesisir yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat," tulis BMKG dalam keterangannya

Fakta lainnya, Super New Moon disebabkan karena adanya kombinasi bulan baru dan perigee. Sehingga, bulan terlihat lebih besar dari biasanya.

1. Daerah yang berpotensi banjir rob

BMKG juga merilis daerah yang berpotensi banjir rob dari 11-24 Mei 2026. Berikut daftarnya:

Pesisir Aceh

Pesisir Sumatra Utara

Pesisir Kepulauan Riau

Pesisir Sumatra Barat

Pesisir Jambi

Pesisir Kepulauan Bangka Belitung

Pesisir Lampung

Pesisir Banten

Pesisir Jakarta

2. Masyarakat diimbau berhati-hati

BMKG mengimbau masyarakat untuk berhati-hati. Terutama, bagi mereka yang beraktivitas di sekitar pesisir yang berpotensi banjir rob.

"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut.

3. BMKG minta masyarakat terus pantau kondisi cuaca

BMKG meminta masyarakat terus memantau kondisi cuaca terkini. Cara memantau kondisi cuaca bisa melalui laman maritim.bmkg.go.id atau melalui media sosial BMKG.

"Bisa follow Twitter dan Instagram @BMKGmaritim atau dapat langsung menghubungi kantro BMKG terdekat," tulis BMKG.

0 Response to "Fakta-fakta fenomena super new moon diprediksi terjadi pada 17 Mei"

Posting Komentar