Pasang Iklan Gratis

Ada aturan UEFA, jersey ketiga MU bakal berubah saat tampil di Liga Champions

 Manchester United harus melakukan perubahan pada jersey ketiga mereka saat tampil di Liga Champions 2026/2027 demi mematuhi regulasi UEFA.

The Red Devils baru saja memperkenalkan jersey ketiga untuk musim 2026/2027. Seragam tersebut mengusung desain unik yang terinspirasi dari budaya anak muda Manchester, identitas lokal, serta berbagai komunitas di kota tersebut.

Jersey ini memiliki warna dasar krem dengan kombinasi aksen hijau tua dan merah. Lencana klub ditempatkan di bagian tengah, sementara motif bunga menghiasi bagian bawah jersey.

Salah satu bagian yang paling mencolok adalah penempatan lencana Manchester United dan logo Snapdragon di bagian tengah.

Desain tersebut mendapat sambutan positif dari para penggemar karena tampil berbeda dari jersey kandang maupun tandang.

Namun, tampilan jersey tersebut harus sedikit berubah ketika digunakan Manchester United di Liga Champions 2026/2027.

Logo Snapdragon Harus Disesuaikan

Peraturan UEFA mengharuskan Manchester United menggunakan versi logo sponsor yang sama pada seluruh jersey mereka selama kompetisi Eropa.

Artinya, ketika jersey ketiga digunakan di Liga Champions, logo Snapdragon yang terpasang harus disesuaikan dengan versi yang digunakan pada jersey kandang dan tandang.

Dengan demikian, desain sponsor pada jersey ketiga tidak bisa menggunakan versi logo yang berbeda hanya karena desain seragam tersebut dibuat khusus.

Perubahan tersebut memang terlihat sederhana, tetapi cukup mencolok karena posisi logo sponsor menjadi salah satu elemen utama pada jersey ketiga United.

Terinspirasi Bangunan dan Budaya Manchester

Jersey ketiga Manchester United bukan sekadar mengandalkan desain unik.

Direktur desain Adidas, Inigo Turner, menjelaskan bahwa pemilihan warna pada seragam tersebut terinspirasi dari berbagai elemen arsitektur di Manchester.

Menurut Turner, warna merah gelap pada jersey merepresentasikan batu bata merah yang banyak ditemukan pada bangunan tua di Manchester.

Sementara aksen hijau terinspirasi dari pipa, ambang jendela, serta berbagai detail berwarna hijau yang terdapat pada sejumlah bangunan ikonik di kota tersebut.

Salah satu sumber inspirasi utama desain tersebut adalah Salford Lads and Girls Club, organisasi kepemudaan yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Manchester.

"Palet warnanya benar-benar terinspirasi oleh lokasi geografisnya, tetapi cerita di sini adalah tentang kaum muda dan banyak lembaga kepemudaan dari Manchester," ujar Turner, dikutip dari laman MU.

Menurutnya, berbagai lembaga kepemudaan telah menjadi bagian penting dari Manchester selama lebih dari satu abad, khususnya dalam mendukung komunitas kelas pekerja.

Karena itu, Adidas ingin menjadikan jersey ketiga United sebagai representasi dari budaya, sejarah, dan identitas anak muda Manchester, bukan sekadar seragam sepak bola.

Jersey tersebut sebelumnya telah digunakan Manchester United dalam pertandingan pramusim melawan AC Milan di Polandia.

Namun, ketika kompetisi Liga Champions dimulai, para penggemar akan melihat sedikit perubahan pada bagian sponsor demi memenuhi regulasi UEFA.

0 Response to "Ada aturan UEFA, jersey ketiga MU bakal berubah saat tampil di Liga Champions"

Posting Komentar